Lusi Novianti Weblog’s

Maret 1, 2009

"Lucy"

Filed under: Uncategorized — che11 @ 3:44 pm

“Lucy ….selalu terpana setiap kali menatap wajah pria itu… pria itu….. setiap pagi, mengenakan jas, dasi sepatu mengkilap dan tas yang mahal. Lucy…akan deg-deg an setiap kali pria itu berada dihadapannya..Lucy merasakan bahwa inilah yang namanya cinta..inilah mungkin “soulmate”, inilah pria yang pantas jadi pasangannya…Setiap hari Lucy berharap ada keajaiban yang terjadi sehingga dunia berubah seketika dan lucy akan menjadi kekasihnya…karena jika tidak ada keajaiban…sungguh tidak mungkin Lucy akan mencapai mimpi…karena pria itu…sungguh tampan, kaya, berpendidikan, exlusive…sedangkan Lucy hanya wanita biasa….”

Byaaaaaaar…keajaiban terjadi…pria itu terjatuh dan Lucy lah penyelamatnya….akhirnya…singkat cerita…Lucy menjadi kekasihnya…Dan mereka dalam persiapan pernikahan…hari-hari mereka lebih dekat,semakin dekat,sangat dekat….dan akhirnya……

Ternyata pria itu tidak seperti pria yang selalu dia mimpikan..dia samasekali jauh dari apa yang dia bayangkan…pria itu dalam kehidupan sehari-hari, dari bagaimana cara pria itu makan, tidur, hingga berbicara dan bersikap bertolak belakang dengan kepribadiannya…Lucy jadi tersiksa..lucy menangis setiap malam menjelang pernikahan…Lucy ingin pergi…ternyata ini tidak sesuai dengan mimpi……akhirnya Lucy pergi…membatalkan pernikahan tersebut ….”

Ini hanya cerita sebuah film. film “when we were sleeping”. Sandra Bulock yang berperan sebagai Lucy. Film ini adalah film favorit saya. dan saya ingin menulis begini….

 

Ternyata sesuatu yang indah, cantik, yang bagus yang menawan di pandang mata belum tentu akan tetap sama nilainya jika sesuatu yang indah itu telah kita miliki. Baju di etalase yang sangat indah dan bagus, serta mahal, akan menjadi mimpi bahkan menjadi obsesi bagi seseorang yang mengagumi baju tersebut. Namun jika baju itu telah dimiliki, maka semakin hari nilai keindahan, menawan, dan harganya semakin berkurang. Dan samalah dia dengan baju-baju yang lain…standard dan biasa saja.

Atau juga , baju yang mahal dan bagus itu begitu kita kenakan, ternyata tampak tidak seindah yang kita bayangkan apabila kita kenakan…ternyata ada sisi-sisi dari baju itu yang tidak memberikan keindahan pada saat kita kenakan…

Hmmmmmm….jika sesuatu yang indah terlihat mata….Gak selamanya harus menjadi milik diri…jangan menilai sesuatu dari tampakan fisik…karena semua akan berbeda jika dikenal lebih dekat…

ku akui tubuhku melunglai, sempatku tertegun dalam hati kuuuuuu

   jangan pikir, aku kan mencinta, ku hanya kagumi, hanya memuji…”

   (Hanya memuji…by Shanti feat Marcel)

31 Komentar »

  1. Yaa itulah keindahan duniawi, yang ditampilkan tidak seindah warna aslinya.
    Atau jangan-jangan itulah watak sebagian besar manusia, selalu serakah pingin punya semuanya, akibatnya ya tidak ada puasnya.
    Ke-cukup-an itu adanya di hati. Jika hatinya merasa cukup, cukup pula diri kita

    Komentar oleh big sugeng — Maret 2, 2009 @ 8:42 am

  2. Itulah bila memandang, menilai, menyimpulkan hanya dari tampilan fisik, kemungkinan akan tertipu bahkan akan terperdaya oleh penilaian kita sendiri.

    Komentar oleh Prabowo — Maret 2, 2009 @ 1:11 pm

  3. mas sugeng..ma kasih ya…manusia hanya ingin memuaskan diri dengan keinginan yg sebenarnya semua…
    BTW,saya selalu gagal ngirim komentar ke tulisan2 mas…napa ya?

    Komentar oleh chee11 — Maret 3, 2009 @ 12:53 pm

  4. Berarti emailnya itu punya Mba Lusi yaa, mungkin form komentar perlu diubah (saya mesti minta tolong sama anak saya). Pas mau komen di tempat lain saya juga kadang kesulitan biasanya setelah nulis komentar, suruh masukin nama sebagai apa (google, wordpress dll ) nah mentoknya biasanya di sini… Apa seperti itu? Tapi nggak maslah, sebelum ada perubahan sementara komen lewat shoubox saja, nanti kalau sudah saya perbaiki saya kabari lagi. Tks

    Komentar oleh big sugeng — Maret 3, 2009 @ 1:30 pm

  5. aduh pak shoubox itu apa..? ga ngerti…lom diajarin candra..
    mudah2n candra baca pesan ini…he..he..he..

    Komentar oleh chee11 — Maret 3, 2009 @ 7:23 pm

  6. Shoubox itu durian ditambah tepung plus gula, dipanaskan kalo’ dah dingin terus dibalut plastik, jadilah lempuk durian dari Jambi.

    Komentar oleh Prabowo — Maret 4, 2009 @ 8:43 am

  7. Yup.. bener tu mbak Lusi.

    Belum tentu orang yang kita impikan sama dengan yang kita inginkan. Apalagi bila kita belum mengenalnya terlebih jauh.

    Eee gitu tau lebih dalem ternyata ga seperti yang kita harapkan, bahkan jauh dari harapan kali yahhh…

    “Lucy terkagum dengan Pria-Pria Berdasi… He he he”.

    (X_Limited).Tq.

    Komentar oleh xnamePleasecheckagain — Maret 5, 2009 @ 12:42 am

  8. dengan pria berdasi? ah masak ?

    maaf baru semat kasi koment untuk shoutboxnya nanti saya kirimi aja via mail di fb ….

    Komentar oleh Chandra Saja — Maret 5, 2009 @ 11:50 am

  9. @mr x….trims ya….

    @candra…trims banyak…dah di baca di fb…..

    Komentar oleh chee11 — Maret 5, 2009 @ 2:38 pm

  10. Hi…hi…, terpikat dengan pria berdasi, lantas tidak seindah yang dibayangkan. Begitulah manusia, tidak ada yang sempurna. Kepuasan boleh mendekati jika banyak menggunakan hati, bukan semata akal fikiran.

    Komentar oleh sudarianto — Maret 9, 2009 @ 5:41 am

  11. begitu dah manusia…dan lebih banyak menggunakan mata dari pada hati…..contoh cerita film yg bagus kan?

    Komentar oleh chee11 — Maret 9, 2009 @ 12:52 pm

  12. Karena hati gak punya mata, tapi mata punya hati, sehingga manusia harus ‘mempertajam’ dan menggunakan ‘mata hati’.

    Komentar oleh Ugik — Maret 18, 2009 @ 1:06 pm

  13. lebih asik mengulasnya… biarkan konten berganti.
    salam, lama tak berkunjung… Chee.

    Komentar oleh sjahrir — Maret 23, 2009 @ 10:29 pm

  14. asik ceritanya, asik komentarnya …
    Salam

    Komentar oleh limpo50 — Maret 24, 2009 @ 8:22 pm

  15. @pak limpo…sekedar menumpahkan pendapat…adakah yg sependapat….terima kasih dah memuji

    Komentar oleh chee11 — Maret 26, 2009 @ 10:48 pm

  16. ini kutipan dari atas : “Hmmmmmm….jika sesuatu yang indah terlihat mata….Gak selamanya harus…”
    kalo saya yang sambung, … maka jadinya berlanjut begini :

    Hmmmmmm….jika sesuatu yang indah terlihat mata….Gak selamanya harus berubah…sebab semakin lama semakin banyak yang dapat dilakukan untuk membuatnya semakin indah…dan semakin menyenangkan.
    heheee begitu…
    tengs…

    Komentar oleh limpo50 — April 6, 2009 @ 9:39 am

  17. @pak limpo…saya sependapat…andai kita menemukan sesuat yg indah…kita jg dapat mengubahnya lebih indah setiap hari….kembali ke niatan awal…mo hanya menikmati keindahan atau memiliki dan menata mjd semakin indah…
    peace pak…

    Komentar oleh chee11 — April 6, 2009 @ 9:00 pm

  18. @prabowo….ma kasih ya udah mampir…

    Komentar oleh chee11 — April 6, 2009 @ 9:29 pm

  19. Mbak udah lama banget saya gk kemar1…. kangen juga ne…. :D

    Komentar oleh Fahrisal Akbar — April 10, 2009 @ 12:58 am

  20. Mampir, mampir di blognya mba Lucy….

    Duh, puitisnya ceritanya….
    Bnyak hikmahnya juga…

    Komentar oleh AzzaaM — April 11, 2009 @ 2:29 pm

  21. emang semua yg kita liat indah dr luar blum tentu indah di dlmnya.jd jgn tertipu sama tampang luarnya aja.Sesuatu yg indah tdk slalu hrus mahal,tp tergantung siapa yg memakainya…..

    Komentar oleh IRVAN KAOY — April 12, 2009 @ 1:56 am

  22. @fahrizal…iya nih…dah bosen ya….?

    Komentar oleh chee11 — April 14, 2009 @ 8:24 pm

  23. @ azza….hanya sekedar menulis….ga terlalu istimewa…senang jikalau ada yg bisa dipetik untuk pembelajaran….

    @Irvan….ma kasih dah mampir….

    Komentar oleh che11 — April 15, 2009 @ 12:22 pm

  24. Assalamualaikum,
    salam kenal mbak, dari kami Pustaka Eidariesky…
    kami tunggu kunjungan baliknya yach…
    terimakasih…

    Komentar oleh eidariesky — Mei 24, 2009 @ 12:20 pm

  25. waalaikumsalam

    ma kasih dah mampir…
    insya ALLOH ntar mampir deh…

    Komentar oleh che11 — Mei 25, 2009 @ 5:34 pm

  26. kisah tertipu itu banyak terjadi, .. sungguh karena kita tak punya pengalaman perkawinan jadi standar hanya fisik semata. wajar adanya…

    tak wajar adanya bila ada orang yang tetap salah memilih setelah punya pengalaman buruk…..

    karena pula kita tak pernah mendengar rambu agama tentang kriteria pasangan hidup idealnya…

    Komentar oleh benny — September 30, 2009 @ 9:52 pm

  27. Buat benny….setuju ben……..trims

    Komentar oleh chee11 — Oktober 9, 2009 @ 6:55 pm

  28. mana tulisan barunya mbak?….kok udah lama gk nulis?…..

    Komentar oleh nana — Januari 7, 2010 @ 11:53 am

  29. Pada dasar nya tdk ada yg sempurna dan abadi apa saja dan siapa saja yg ada didunia….kalo kita mencintai hanya dengan tampilan pisik belaka..maka cinta akan padam ketika pisik orang yg kita cinta tak lagi indah dan gagah pd saat cinta bermula………………………………………………..
    misal:
    Ketika kita melihat sekuntum mawar yg mekar,hati pun terpikat akan keindahannya,tapi sayang tak lama bunga pun layu kelopaknya berjatuhan satu persatu..rasa cinta hilang pun hilang dan bertukar kekuntum yg baru….yg juga akan layu…………….

    Tapi tak perlu kita sesali yg tlah terjadi,ambillah hikmahnya,agar tidak terulang untuk kedua kali..karena Allah memberikan cobaan kepada orang2 yg dikasihiNya.

    Komentar oleh zulfa ebonk — Mei 29, 2010 @ 5:42 pm

  30. He..he..he…benar itu bang….
    Ma Kasih dah mampir….

    Komentar oleh Lusi — Juni 9, 2010 @ 2:28 pm

  31. mo comment apa ya . yaaaa I love u aja lah he..he..he

    Komentar oleh iskandar2104 — April 12, 2011 @ 8:21 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.